Kutai Kartanegara – Desa Kersik, yang terletak di Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjelma menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Keindahan Pantai Biru yang membentang sejauh dua kilometer menjadi daya tarik utama desa ini.
Setiap akhir pekan dan masa liburan, ribuan pengunjung memadati Pantai Biru untuk menikmati keindahan pasir putih dan laut biru yang tenang.
Fasilitas seperti gazebo, toilet, musala, hingga Wi-Fi gratis telah disediakan oleh pengelola setempat untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Selain itu, berbagai wahana seperti banana boat dan susur pantai menggunakan perahu ketinting menambah pengalaman seru bagi pengunjung.
Tak hanya pantai, Desa Kersik juga menawarkan wisata edukatif berbasis lingkungan seperti jelajah hutan mangrove dan kampung nelayan. Di kawasan RT.001 hingga RT.004, wisatawan bisa melihat langsung proses produksi ikan asin dan budidaya tambak ikan masyarakat setempat.
Kepala Desa Kersik, dalam beberapa kesempatan, menyampaikan bahwa pengembangan desa wisata ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Universitas Mulawarman.
Fokus pengembangan diarahkan pada pelestarian ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Namun, ancaman abrasi pantai yang menggerus garis pantai hingga 10 meter per tahun masih menjadi tantangan utama. Pemerintah desa tengah mengupayakan pembangunan tanggul penahan ombak untuk menjaga kelestarian kawasan wisata.
Dengan perpaduan alam, budaya pesisir, dan semangat kolaboratif, Desa Wisata Kersik menjanjikan pengalaman wisata berbeda sekaligus memberi dampak positif pada ekonomi masyarakat lokal. (Adv/Dispar Kukar)



























