Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Muara Kaman Dukung Proyek Konservasi Karbon di Kawasan Gambut

80
×

Muara Kaman Dukung Proyek Konservasi Karbon di Kawasan Gambut

Sebarkan artikel ini

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memberikan dukungan penuh terhadap proyek pengelolaan karbon di kawasan gambut non-hutan yang digagas PT Tirta Carbon Indonesia. Proyek ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga ekosistem serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Camat Muara Kaman, Berliang, menyambut positif kerja sama lintas sektor yang terjalin dalam proyek ini. Ia menyebut, sinergi antara pemerintah daerah dan swasta sangat penting karena mampu menyeimbangkan aspek konservasi dengan kesejahteraan masyarakat.

Example 300x600

“Konservasi ini menguntungkan karena berjalan seimbang dan tidak mengganggu aktivitas warga,” ujar Berliang saat ditemui di Tenggarong, Selasa (6/5/2025).

Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, agar program berjalan lancar tanpa kesalahpahaman. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa akan turun langsung memberikan pemahaman tentang manfaat proyek ini.

Kecamatan Muara Kaman sendiri merupakan salah satu dari lima wilayah di Kukar dengan potensi lahan gambut yang besar. Lahan ini penting sebagai penyimpan cadangan karbon alami dan pengelolaannya harus berkelanjutan demi kontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

Berliang menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kemitraan yang kuat antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat. Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci pelestarian lingkungan yang efektif dan inklusif.

“Pelestarian tidak bisa dijalankan sendiri oleh pemerintah, semua pihak harus terlibat aktif,” katanya.

Ia juga melihat keterlibatan PT Tirta Carbon Indonesia sebagai sinyal positif keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan berkelanjutan. Proyek ini diharapkan menjadi model konservasi karbon berbasis masyarakat yang adaptif dan berpihak pada kebutuhan lokal.

Dengan dukungan dari pemerintah kecamatan, proyek ini berpotensi menjadi percontohan konservasi karbon masyarakat di Kalimantan Timur yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan. (Adv/Diskominfo Kukar)