Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menorehkan prestasi dalam upaya pengentasan stunting. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar memastikan program prioritas terus dipacu, terutama menjelang berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP2KB Kukar, Dafip Haryanto, menegaskan bahwa pada tahun 2025 pihaknya masih fokus menuntaskan target strategis, seperti pembinaan keluarga, pengendalian penduduk, dan percepatan penanganan stunting.
“Kami akan terus memaksimalkan program utama, terutama pengentasan stunting yang menjadi perhatian besar pemerintah daerah,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Salah satu capaian membanggakan adalah penurunan angka stunting di Kukar yang berhasil melampaui target nasional. Berdasarkan data tahun 2024, angka stunting di Kukar turun hingga 14,8 persen, lebih baik dari target nasional sebesar 17 persen.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras DP2KB Kukar bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang secara konsisten melakukan intervensi berbasis program percepatan penanganan stunting.
“Tim percepatan penanganan stunting Kukar sudah mencapai angka 14,8 persen. Ini melampaui target RPJMD dan nasional. Ke depan, kami ingin mempertahankan tren positif ini bahkan menurunkannya lebih jauh,” tambah Dafip.
DP2KB Kukar tidak berpuas diri dengan capaian ini. Pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan efektivitas program dengan memperkuat koordinasi dan konsolidasi agar intervensi stunting semakin optimal.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Kukar tumbuh sehat dan cerdas, sehingga bisa menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kukar)



























