Bupati Kukar, Edi Damansyah, ikut serta dalam penanaman padi di lahan sawah baru di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang. Langkah ini bertujuan untuk memotivasi para petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sebagai daerah dengan produksi padi tertinggi di Kalimantan Timur, Kukar berkontribusi sebesar 115.103,82 ton dari total 226.972,07 ton gabah kering giling (GKG) di provinsi ini. Sisa produksi berasal dari sembilan kabupaten/kota lainnya. Bupati menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan bagi Kaltim.
“Lahan sawah yang baru dicetak oleh kelompok tani di Desa Mulawarman ini seluas 400 hektare. Kemarin, kami bersama instansi terkait, camat, kepala desa, dan para petani melakukan penanaman perdana di sana,” ujar Edi Damansyah di Tenggarong, Rabu.
Penambahan lahan sawah ini diharapkan dapat meningkatkan luas tanam serta produksi padi, yang pada akhirnya mendukung ketahanan pangan desa dan daerah. Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan herbisida pembasmi rumput secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani (Poktan) Losai Jaya, Sutarjo.
Edi mengapresiasi upaya pemerintah desa yang telah menyusun grand desain ketahanan pangan di area persawahan ini. Ia pun berencana menindaklanjuti rencana tersebut dengan mengadakan pertemuan bersama instansi terkait.
Sementara itu, Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, menjelaskan bahwa lahan seluas 400 hektare ini mulai dibuka sejak Januari 2025 oleh kelompok tani setempat.
“Kami bersyukur bisa melakukan penanaman padi perdana bersama Bapak Bupati. Padi yang kami tanam di sini adalah jenis MR, dan lahan ini dikelola oleh tiga kelompok tani, yaitu Poktan Sari Makmur, Losai Jaya, dan Sari Bunga,” ujarnya.



























