Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Warga Desa Loa Janan Ulu Memprotes Proyek Drainase Dinas PUPR Kaltim

85
×

Warga Desa Loa Janan Ulu Memprotes Proyek Drainase Dinas PUPR Kaltim

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Loa Janan Ulu Supariyo menemui warganya yang memprotes proyek Dinas PUPR-Pera

Aparat pemerintahan desa Loa Janan Ulu belakangan dikejutkan dengan aksi warganya, menolak proyek saluran air (drainase) yang menembus sungai di kawasan mereka.Pasalnya, selama ini debit air di sungai itu sering berlimpah dan tumpah mengenangi rumah-rumah warga.

“Apalagi kalau sekarang ditambah saluran air baru dari desa sebelah,” ujar warga yang memprotes proyek itu.

Example 300x600

Keberatan warga. karena sungai yang membentang di Loa Janan Ulu, sub Sungai Mahakam, sudah dalam kondisi dangkal. Kalau terjadi hujan, airnya meluap membanjiri rumah-rumah warga. Lantaran itu, warga meminta solusinya bukan dengan membuat saluran baru yang bakal menambah debit air sungai.

“Mestinya kan dikeruk sungai ini biar lebih dalam lagi. Normalisasi sungai dan juga membuat turapnya agar air tidak memasuki kawasan pemukiman,” kata mereka.

Kepala Desa Loa Janan Ulu, Supariyo menjelaskan, problem banjir yang dialami warganya sudah berlangsung lama. Sampai kemudian muncul proyek yang dikerjakan Dinas PUPR-Pera (Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat). Alih-alih proyek akan mengatasi masalah banjir, malah menambah debit air ke sungai itu.

“Jadi, warga menolak dan minta proyek dihentikan,” ujar Supariyo.

Ketika warga melihat ada proyek itu, Kades Supariyo mengaku menerima laporan tersebut dan meminta para Kadus (kepala Dusun) untuk mengadakan rapat bersama ketua-ketua RT. Hasil rapat itu adalah meminta proyek dihentikan sementara menunggu dialog dengan warga.

Peoyek yang dikerjakan Dinas PUPR-Pera Kaltim adalah saluran parit untuk Kelurahan Tani Aman yang masuk administratif Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Tapi oleh Dinas PUPR-Pera, pembangunan proyek aliran itu ditembuskan sampai Sungai Loa Janan Ulu yang telah masuk kabupaten Kutai Kartanegara.(ADV/Diskominfo Kukar)