Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Prabowo Seleksi Calon Dubes RI untuk AS, Lima Nama Masuk Bursa

109
×

Prabowo Seleksi Calon Dubes RI untuk AS, Lima Nama Masuk Bursa

Sebarkan artikel ini

Presiden Prabowo Subianto tengah mematangkan proses seleksi calon Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Amerika Serikat. Menurut Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, saat ini terdapat empat hingga lima nama yang telah masuk dalam bursa calon dubes.

“Ada empat sampai lima nama,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/5/2025).

Example 300x600

Prasetyo menjelaskan bahwa nama-nama tersebut telah dibahas secara mendalam oleh Presiden bersama sejumlah menteri dan pihak terkait. Ia memastikan bahwa keputusan penunjukan akan segera diambil dalam waktu dekat.

“Sudah ada beberapa nama yang dibicarakan oleh Bapak Presiden bersama menteri-menteri terkait dan pihak lainnya. Insyaallah, dalam waktu dekat beliau akan menentukan,” ujar Prasetyo.

Kursi Dubes RI untuk AS saat ini memang masih kosong, sehingga kebutuhan untuk segera mengisi posisi tersebut menjadi sorotan, termasuk dari parlemen. Apalagi, Amerika Serikat merupakan mitra strategis Indonesia dalam berbagai bidang, mulai dari perdagangan, pertahanan, hingga perlindungan WNI.

Prasetyo menegaskan bahwa Presiden memiliki sejumlah kriteria dalam memilih sosok yang tepat. Kemampuan diplomasi, pemahaman terhadap isu-isu ekonomi, serta rekam jejak pengalaman menjadi faktor utama dalam proses seleksi.

“Pertimbangannya banyak. Calon dubes harus punya kemampuan berdiplomasi yang kuat, memahami aspek ekonomi karena hubungan dagang kita dengan AS sangat penting. Pengalaman juga menjadi nilai yang sangat diperhatikan,” jelasnya.

Sebelumnya, kekosongan posisi dubes ini menjadi perhatian sejumlah anggota DPR, terutama terkait perlindungan warga negara Indonesia di AS, salah satunya kasus WNI yang baru-baru ini ditahan. Mereka mendorong agar posisi tersebut segera diisi demi menjaga kepentingan nasional dan memperkuat hubungan bilateral.

Dengan lima nama sudah berada dalam radar Presiden, publik kini menanti sosok yang akan dipilih untuk mengemban tugas diplomatik strategis di Washington, D.C.