Pemerintah berencana segera membentuk Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan memiliki peran strategis dalam mendistribusikan pupuk serta menekan praktik tengkulak di desa.
Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyampaikan hal ini saat dihubungi Bupati Pati, Sudewo, melalui panggilan video dalam acara pengarahan terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Pendapa Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan kepala desa dan puluhan camat dari wilayah setempat.
Budi Arie menegaskan bahwa koperasi ini akan segera digerakkan dan memiliki berbagai manfaat, termasuk dalam penyaluran pupuk bersubsidi, sembako, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).
Selain itu, koperasi juga berpotensi berfungsi sebagai apotek serta unit usaha simpan pinjam bagi masyarakat desa.
“Kami akan menggerakkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, pupuk, apotek, layanan simpan pinjam, dan alat pertanian,” ujar Budi Arie.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di desa. Selain itu, koperasi desa ini diharapkan mampu menekan peran rentenir dan tengkulak yang kerap membebani petani dan masyarakat pedesaan.
“Ini merupakan langkah besar dari presiden untuk memberantas kemiskinan di desa. Kami ingin mencegah praktik rentenir dan tengkulak yang merugikan petani. Koperasi ini akan menjadi sarana bagi desa untuk berkembang lebih maju. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh kepala desa untuk mendukung keberhasilannya,” pungkasnya.





























