Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Monumen Jokowi Seharga Rp2,5 Miliar Berdiri di Karo, Terkuak ini Sumber Dananya

86
×

Monumen Jokowi Seharga Rp2,5 Miliar Berdiri di Karo, Terkuak ini Sumber Dananya

Sebarkan artikel ini

Sebuah monumen yang menggambarkan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kini berdiri gagah di kawasan perbukitan Desa Kutambelin, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Monumen yang diberi nama Juma Jokowi ini dibangun sebagai simbol penghargaan warga atas kontribusi Presiden dalam membangun infrastruktur di wilayah mereka.

Dibuat dari tembaga, patung setinggi empat meter tersebut menelan biaya pembangunan sekitar Rp2,5 miliar. Seluruh dana diperoleh dari sumbangan sukarela warga dan para donatur. Salah satu penyumbang terbesar adalah Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang juga menantu Jokowi, dengan kontribusi senilai Rp500 juta.

Example 300x600

Nama “Juma” sendiri berasal dari bahasa Karo yang berarti “ladang”, mencerminkan identitas masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Dalam posenya, patung memperlihatkan Jokowi dengan tangan kanan mengepal dan tangan kiri menggenggam buah jeruk—komoditas unggulan dari daerah tersebut.

Yang menarik, bagian kaki patung tidak ditampilkan. Sebagai gantinya, desain bagian bawahnya menyerupai lidah api—melambangkan semangat dan tekad kuat.

Pendirian monumen ini dilatarbelakangi oleh rasa terima kasih masyarakat atas pembangunan jalan sepanjang 37 kilometer yang selesai pada 2022. Jalan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak parah selama bertahun-tahun, dan sangat menyulitkan aktivitas warga, khususnya di sektor pertanian.

Menurut Kepala Desa Kutambelin, Efranda Kembaren, pembangunan jalan tersebut membawa perubahan signifikan. “Kalau dulu butuh lebih dari dua jam, sekarang hanya sekitar 45 menit. Perjalanan pun jadi nyaman,” ungkapnya.

Monumen ini dibangun gotong-royong oleh warga dari enam desa dan tiga dusun di sekitar wilayah tersebut. Mereka menganggap patung ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata apresiasi atas kehadiran pembangunan yang mengubah hidup mereka.