Example 325x300
Example floating
Example floating
Dispar KukarMusik & Culture

Festival Nutuk Beham 2025: Warisan Budaya Kutai yang Perkuat Ekonomi dan Pariwisata Lokal

81
×

Festival Nutuk Beham 2025: Warisan Budaya Kutai yang Perkuat Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Sebarkan artikel ini

Kota Bangun Darat – Festival Budaya Kutai Adat Lawas “Nutuk Beham” resmi dibuka pada Jumat (9/5/2025) di Balai Adat Desa Kedang Ipil, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Meski sempat diguyur hujan deras, acara pembukaan tetap berlangsung meriah dan khidmat.

Pembukaan festival ditandai dengan pertunjukan tarian khas “Menumbuk Beras” yang memukau para tamu undangan. Festival yang akan berlangsung hingga 11 Mei 2025 ini menyuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya tradisional, sekaligus menjadi ajang pelestarian warisan leluhur masyarakat Kutai.

Example 300x600

Camat Kota Bangun Darat, Zulkifli, yang membuka acara secara resmi, membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah. Dalam sambutan tersebut, Bupati Edi menekankan pentingnya Festival Nutuk Beham sebagai sarana tidak hanya pelestarian budaya, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat lokal.

“Nutuk Beham ini bukan sekadar melestarikan tradisi leluhur, tapi juga bisa menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Budaya ini sangat menghargai leluhur dan menjunjung keselarasan dengan alam,” ujar Edi dalam pernyataan tertulisnya.

Turut hadir dalam pembukaan festival Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Fuji Utomo, SH, serta perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal.

Kepala Desa Kedang Ipil, Tulus Alamsyah, menyampaikan bahwa Festival Nutuk Beham telah rutin diselenggarakan setiap tahun sejak 2015. Ia menyebutkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian acara ini.

“Festival ini menjadi momen penting untuk mempererat persaudaraan warga dan sekaligus menarik kunjungan wisatawan ke desa kami,” ungkapnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, Festival Nutuk Beham menjadi bukti nyata bahwa tradisi adat masih memiliki tempat dan daya tarik di era modern. Festival ini diharapkan dapat terus tumbuh sebagai salah satu ikon budaya dan destinasi pariwisata unggulan di Kukar.(Adv/Dispar Kukar)