Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Begini Kondisi Terkini WNI Korban Kecelakaan Bus Umrah di Saudi

54
×

Begini Kondisi Terkini WNI Korban Kecelakaan Bus Umrah di Saudi

Sebarkan artikel ini

KJRI Jeddah memastikan seluruh jemaah umrah asal Indonesia yang menjadi korban kecelakaan bus di Wadi Qudeid, Arab Saudi, telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur oleh otoritas setempat.

Insiden tragis ini terjadi pada Kamis (20/3/2025) pukul 13.30 waktu setempat, saat bus yang membawa rombongan jemaah mengalami tabrakan dengan mobil jip hingga terbalik dan terbakar. Akibat kecelakaan tersebut, enam warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.

Example 300x600

Selain korban tewas, tiga jemaah mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Fabian R Respati (14) mengalami luka bakar serius hingga 60 persen, namun kondisinya mulai membaik dan sudah bisa berkomunikasi dengan petugas KJRI Jeddah.

Rencananya, ia akan dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Fabian berangkat umrah bersama bibinya, Eny Soedarwati, anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari PKB, yang turut menjadi korban meninggal dalam kecelakaan ini.

Dua korban lainnya, Ahsantu Dhonni Ghazali (55) dan M Nawawi (22), mengalami retak tulang. Ahsantu direncanakan akan dipindahkan ke rumah sakit di Mekkah, sedangkan Nawawi dijadwalkan menjalani operasi dalam waktu dekat.

Tim Pelindungan WNI KJRI Jeddah terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, pihak rumah sakit, serta perusahaan perjalanan untuk memastikan penanganan korban berjalan lancar. Dari total 20 WNI yang menjadi korban kecelakaan, enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sisanya mengalami luka-luka.

Berikut identitas enam korban meninggal dunia:

  1. Eny Soedarwati (49), anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro
  2. Dian Novita, Wakil Direktur Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo, Bojonegoro
  3. Sumarsih (44)
  4. Audria Malika Adam (16)
  5. Arelin Nawalia Adam (22)
  6. Dawam Mahmud (48)

KJRI Jeddah memastikan akan terus memantau perkembangan para korban dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk proses pemulangan jenazah ke Indonesia.