Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Awal Ramadan di Asia Tenggara, Indonesia Berbeda dengan Negara Tetangga

76
×

Awal Ramadan di Asia Tenggara, Indonesia Berbeda dengan Negara Tetangga

Sebarkan artikel ini

Awal Ramadan 2025 di Asia Tenggara ditetapkan berbeda di beberapa negara. Beberapa negara memulai puasa lebih awal, sementara lainnya menetapkan awal Ramadan sehari setelahnya.

Di Indonesia, pemerintah mengumumkan bahwa 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Pengumuman ini disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Jumat (28/2).

Example 300x600

“Bahwa 1 Ramadan ditetapkan pada besok insyaallah tanggal 1 Maret 2025 bertepatan dengan 1 Ramadan 1446 Hijriah,” kata Nasaruddin.

Penetapan ini berdasarkan posisi hilal yang telah memenuhi syarat sesuai kesepakatan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Berdasarkan kriteria MABIMS, hilal dianggap terlihat jika mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

“Ternyata ditemukan hilal di provinsi paling barat, di Aceh,” ujarnya.

Pelaksanaan sidang isbat ini turut melibatkan tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama, perwakilan ormas Islam, serta duta besar negara sahabat. Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga serempak menetapkan 1 Ramadan pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Malaysia, Singapura, dan Brunei Mulai Puasa 2 Maret

Sementara itu, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam menetapkan awal Ramadan pada Minggu, 2 Maret 2025. Artinya, mereka akan melaksanakan Salat Tarawih pada Sabtu malam dan menjalani puasa pertama keesokan harinya.

Menurut laporan News Straits Times, proses penampakan hilal di Malaysia dilakukan di 29 lokasi, termasuk Pontian Kecil, Johor, dan Kompleks Falak Al-Khawarizmi, Melaka.

Mufti Singapura, Nazirudin Mohd Nasir, menyebut bulan sabit Ramadan tidak terlihat di atas cakrawala Singapura saat matahari terbenam pada Jumat malam.

“Saya senang mengumumkan bahwa hari pertama puasa di bulan Ramadan jatuh pada lusa, Ahad, 2 Maret 2025,” kata Nazirudin.

Brunei Darussalam juga menetapkan 1 Ramadan pada Minggu, 2 Maret 2025, sehingga terjadi perbedaan awal puasa antara Indonesia dan negara-negara MABIMS lainnya.

“Meskipun Singapura dan Brunei sama-sama negara MABIMS, kita berbeda dalam penentuan awal puasa. Puasa mereka mulai pada tanggal 2 Maret,” jelas Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Tanpa Perdebatan

Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i memastikan bahwa meskipun ada perbedaan, tidak ada perdebatan dalam penetapan 1 Ramadan 1446 H di Indonesia.

“Tentu mereka sama dengan pendekatan penggabungan antara rukyat dan hisab. Perbedaannya sedikit saja, karena belum ada kesaksian melihat hilal,” kata Syafi’i.

Syafi’i menambahkan bahwa penentuan awal puasa di Indonesia turut melibatkan berbagai ormas Islam dan duta besar negara sahabat. Setelah ditemukan kesaksian hilal di Aceh, keputusan pun diambil tanpa perbedaan pendapat.

“Kesaksian yang disumpah menjadi pegangan. Hitungannya sudah benar, sumpahnya benar, tinggal ada kesaksian. Setelah ada kesaksian, diputuskan tanpa perbedaan,” jelasnya.

Dengan demikian, umat Islam di Asia Tenggara akan memulai puasa Ramadan 1446 H pada tanggal yang berbeda sesuai metode penentuan masing-masing negara.