Example 325x300
Example floating
Example floating
Dispar KukarMusik & Culture

Sedekah Bumi di Bukit Biru: Warisan Tradisi yang Eratkan Kebersamaan Warga

108
×

Sedekah Bumi di Bukit Biru: Warisan Tradisi yang Eratkan Kebersamaan Warga

Sebarkan artikel ini

Tradisi Sedekah Bumi kembali mewarnai kehidupan warga Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, sebagai wujud rasa syukur atas limpahan hasil bumi selama setahun terakhir.

Digelar di depan lapangan sepak bola kelurahan, acara ini menjadi momentum penting yang tak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga memperkuat ikatan sosial warga.

Example 300x600

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Arianto, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya atas upaya masyarakat yang terus melestarikan tradisi leluhur. Menurutnya, Sedekah Bumi adalah cerminan kekayaan budaya lokal yang masih hidup di tengah masyarakat modern.

“Tradisi seperti ini patut didukung bersama, karena menjadi bagian dari identitas budaya Kukar. Ini bukan hanya syukuran, tapi juga ajang memperkuat rasa kebersamaan,” ungkap Arianto.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi, seperti dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, untuk memastikan pelestarian budaya berjalan maksimal. Dinas Pariwisata pun, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan budaya serupa.

Hal yang menarik, meskipun Sedekah Bumi berasal dari budaya Jawa, perayaan ini mampu melibatkan seluruh warga dari berbagai latar belakang dengan semangat yang sama. Bagi Arianto, hal itu menjadi bukti nyata harmonisasi budaya yang terjalin di Kutai Kartanegara.

Plt Lurah Bukit Biru, Seri Herlinawati, juga mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme warga yang terus menjaga warisan budaya ini. Ia menyebut bahwa tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjadi bentuk syukur kepada Tuhan, tetapi juga media untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Puncak acara ditandai dengan penyajian dua punthuk setumbu—tumpeng besar berisi hasil bumi seperti sayur-mayur. Setelah pembacaan doa, warga dipersilakan mengambilnya secara gratis, sebagai simbol berbagi dan kebersamaan. (Adv/Dispar Kukar)