Example 325x300
Example floating
Example floating
IKN Terkini

Progres Jalan Tol IKN Ditarget 75% Akhir Tahun Ini

72
×

Progres Jalan Tol IKN Ditarget 75% Akhir Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Jalan tol IKN yang terlihat dari ketinggian.

JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) saat ini sedang menyelesaikan proyek penting di Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya pembangunan Jalan Tol IKN.

Salah satu dari sekian proyek yang tengah dikerjakan adalah pembangunan Jalan Tol IKN Segmen 3B KKT Kariangau – SP. Tempadung. Proyek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan konektivitas di wilayah IKN, terutama dalam proyek Jalan Tol Balikpapan-IKN.

Example 300x600

Jalan tol tersebut juga berfungsi sebagai akses utama menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Negara, dengan panjang total sekitar 7,3 km.

WIKA bekerja sama dengan PP-JAKON dalam kerja sama operasi (KSO) untuk menyelesaikan proyek Jalan Tol Balikpapan-IKN dengan nilai kontrak senilai Rp 1,91 triliun.

Menurut Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, proyek ini sudah dimulai sejak tahun 2022 dan melibatkan sekitar 456 pekerja. Hingga saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 37% secara keseluruhan.

“Dengan capaian progres tersebut, WIKA saat ini sedang fokus pada tahap pekerjaan struktur beton di bagian top subgrade atau lapisan jalan, serta pembangunan Jembatan Pulau Balang. Kami menargetkan progres ini akan mencapai 75% pada akhir tahun 2023,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada Jumat (13/10).

Dalam pelaksanaan pembangunan jalan tol ini, WIKA turut memainkan peran penting sebagai kontraktor yang memperkenalkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) pada level 5D.

BIM merupakan metode perencanaan konstruksi dan manajemen proyek yang memungkinkan integrasi data geometris, pengolahan biaya, kuantitas, dan jadwal proyek secara efektif.

“Tidak hanya itu, WIKA juga menerapkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk menghasilkan visualisasi yang lebih baik sekaligus mengurangi risiko kesalahan selama proses pekerjaan,” tambahnya.

Budi percaya bahwa pemanfaatan teknologi konstruksi dalam proyek IKN mencerminkan kemajuan dan keunggulan sumber daya manusia WIKA dalam bidang konstruksi.

“Inovasi ini diharapkan akan membuat proses pembangunan menjadi lebih komprehensif, analisis yang lebih mendalam, dan manajemen proyek yang lebih efisien,” tambahnya.(faz)