Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimMahulu

Perayaan HUT ke-55 Mahulu Tuai Apresiasi Dispar Kukar, Bukti Hidupnya Budaya dari Akar Warga

75
×

Perayaan HUT ke-55 Mahulu Tuai Apresiasi Dispar Kukar, Bukti Hidupnya Budaya dari Akar Warga

Sebarkan artikel ini

MAHULU — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kelurahan Maluhu mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar). Rangkaian pertunjukan seni yang melibatkan masyarakat lokal menjadi pusat perhatian dalam pembukaan acara yang digelar di Sasana Krida Bakti Maluhu, Minggu malam (11/5/2025).

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta, menyampaikan penghargaan atas antusiasme warga yang berhasil menggelar festival budaya selama hampir satu bulan penuh. Menurutnya, ini adalah bentuk nyata dari pelestarian budaya yang tumbuh dari akar masyarakat.

Example 300x600

“Kami sangat mengapresiasi penampilan seni yang ditampilkan malam ini. Karakter warga Maluhu yang ulet dan kompak terlihat jelas dari keterlibatan banyak komunitas seni lokal,” ungkap Ridha.

Lebih dari sekadar tontonan, Ridha menilai festival budaya ini berdampak ganda. Selain memperkuat identitas budaya lokal, kegiatan ini juga ikut menggerakkan sektor ekonomi masyarakat. Selama acara berlangsung, stand UMKM yang menjajakan produk lokal mendapat sambutan hangat dari pengunjung.

“Dispar Kukar terbantukan dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan hampir satu bulan ini. Dari sisi ekonomi juga pasti bergerak, dan masyarakat sangat mendukung,” lanjutnya.

Dispar Kukar menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan budaya yang berasal dari masyarakat. Ridha menyebut bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari strategi pelestarian warisan budaya sekaligus promosi destinasi wisata berbasis komunitas.

“Kegiatan semacam ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat jati diri daerah serta membuka ruang bagi generasi muda untuk mencintai budaya sendiri,” tandas Ridha.

Perayaan HUT ke-55 Maluhu menjadi bukti bahwa semangat melestarikan budaya lokal masih kuat, dan dengan dukungan lintas sektor, kelestarian seni dan tradisi bisa terus hidup dan berkembang seiring waktu. (Adv/Dispar Kukar)