Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Kukar Siap Jadi Motor Swasembada Pangan Kaltim, Fokus pada Teknologi dan Kesejahteraan Petani

55
×

Kukar Siap Jadi Motor Swasembada Pangan Kaltim, Fokus pada Teknologi dan Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini

Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) untuk mendukung program swasembada pangan di Kalimantan Timur ditegaskan oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan yang digelar bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Balikpapan (8/5/2025), Rendi menyatakan bahwa Kukar siap menjadi motor penggerak utama swasembada pangan di Kaltim.

Example 300x600

Menurutnya, Kukar memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan Kalimantan Timur. Namun demikian, ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi petani, seperti keterbatasan tenaga kerja terampil, bibit unggul, pupuk, dan infrastruktur irigasi yang belum optimal. Karena itu, Rendi menekankan pentingnya sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan program ini.

“Semua pihak harus duduk bersama. Ini bukan sekadar program, ini soal kedaulatan pangan kita,” ujarnya tegas.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, memaparkan bahwa sejumlah langkah konkret telah dilakukan Pemkab Kukar. Salah satunya melalui Program Brigade Pangan, yang saat ini berjalan di empat kecamatan: Marangkayu, Samboja, Tenggarong, dan Anggana. Program ini menitikberatkan pada peningkatan produktivitas pertanian melalui teknologi modern serta melibatkan generasi muda dalam sektor pertanian.

Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Pemkab Kukar juga telah menyalurkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti hand tractor, rice transplanter, dan pompa irigasi. Penyaluran ini dilakukan bekerja sama dengan TNI, khususnya Kodim 0906/KKR dan Kodim 0908/Bontang, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian.

Taufik juga menyampaikan bahwa Pemkab Kukar kini sedang mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa dan lebak seluas 2.392 hektare, yang didanai dari APBN melalui Kementerian Pertanian lewat program Optimalisasi Lahan (Oplah).

“Target kita jelas: swasembada pangan tahun 2027. Tapi lebih penting dari itu adalah menciptakan pertanian yang berkelanjutan dan menyejahterakan petani,” tandas Taufik.

Langkah-langkah strategis ini menjadi bukti nyata keseriusan Kukar dalam menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan yang berdaya saing dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.