Example 325x300
Example floating
Example floating
KaltimKutai Kartanegara

Desa Liang Ulu Berharap Percepatan Pembangunan Jalan Penghubung

73
×

Desa Liang Ulu Berharap Percepatan Pembangunan Jalan Penghubung

Sebarkan artikel ini

Kepala Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), Mulyadi, mendorong percepatan pembangunan jalan penghubung antara desanya dengan wilayah Kota Bangun Ilir. Jalan ini diusulkan menjadi proyek prioritas Pemerintah Kabupaten Kukar pada tahun anggaran 2026.

Menurut Mulyadi, keberadaan akses jalan ini sangat krusial karena menjadi jalur utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Kondisi akses lama, yakni Jalan Awang Long, dinilai tidak lagi layak digunakan karena berada di tepi sungai dan sering rusak akibat abrasi serta banjir musiman.

Example 300x600

“Jalan ini menjadi urat nadi warga. Kami berharap usulan ini bisa segera direalisasikan karena akses lama sudah tidak aktif,” ujar Mulyadi.

Terbatasnya infrastruktur membuat masyarakat Desa Liang Ulu harus memutar jauh untuk menjangkau desa atau wilayah sekitar. Hal ini tidak hanya menyulitkan aktivitas harian seperti ke pasar, sekolah, atau fasilitas kesehatan, tetapi juga memperburuk konektivitas dan menurunkan produktivitas warga.

Mulyadi mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jalan ini sebenarnya telah diajukan sejak beberapa tahun terakhir. Namun hingga kini, belum juga mendapat respon konkret di tingkat kabupaten. Ia menegaskan bahwa masyarakat sangat membutuhkan akses jalan yang layak demi mempercepat pembangunan desa dan membuka keterisolasian.

“Kami mohon Pemkab Kukar dapat menetapkan pembangunan jalan ini sebagai skala prioritas pada 2026. Warga sangat membutuhkannya,” tegasnya.

Lebih jauh, ia berharap, dengan terealisasinya pembangunan jalan penghubung ini, Desa Liang Ulu bisa lebih terhubung, terbuka, dan mengalami percepatan pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, perdagangan, dan akses pendidikan.

“Kalau jalan dibuka, desa kami bisa tumbuh lebih cepat. Potensi lokal akan lebih mudah tersalurkan,” tambahnya. (Adv/Diskominfo Kukar)