SAMARINDA – Presiden Borneo FC Nabil Husien resmi masuk bursa calon Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Kalimantan Timur periode 2026-2030. Ia mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat PSSI Kaltim, Samarinda, Jumat, 6 November 2026.
Nabil mengatakan langkah tersebut didorong komitmen untuk memperkuat pembinaan dan tata kelola sepak bola di Kalimantan Timur. Menurut dia, perkembangan sepak bola daerah sudah berjalan positif, tetapi masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan.
“Sejauh ini saya sudah memantau progres dan perkembangan PSSI Kaltim. Sangat baik. Tentu saya hadir untuk membuatnya bisa lebih baik lagi karena ada banyak program yang akan kita rancang ke depan,” ujar Nabil.
Fokus pada Askab dan Askot
Salah satu agenda yang ingin didorong Nabil ialah memperkuat sinergi dengan Asosiasi Kabupaten dan Asosiasi Kota PSSI. Koordinasi yang lebih intensif dinilai penting agar kompetisi dan program pembinaan dapat berjalan lebih merata.
Ia juga ingin membangun peran penghubung di daerah sehingga pembinaan tidak hanya terpusat di tingkat provinsi, tetapi menjangkau klub dan pemain di tingkat akar rumput.
Terkait dukungan dari pemilik suara, Nabil menyebut komunikasi masih berlangsung. Ia belum ingin mengklaim dukungan sebelum proses konsolidasi selesai.
“Kami sudah komunikasi. Sejauh ini nanti kita komunikasi dulu. Kita lihat teman-teman yang melengkapi semuanya, bagaimana keinginan untuk memajukan sepak bola di daerah,” katanya.
Nabil menilai kepengurusan PSSI Kaltim telah mencatat perkembangan yang baik. Jika terpilih, ia menyatakan akan melanjutkan capaian tersebut dengan menambah program dan memperkuat koordinasi antarpengurus.
“Sejauh ini saya melihat belum begitu banyak yang kurang. Saya pikir hanya perlu penambahan beberapa hal karena progresnya positif. Alhamdulillah cukup baik, sangat baik. Saya yakin ke depannya akan lebih baik,” ujar Nabil.
Baca juga: Borneo FC vs PSM Makassar di Samarinda Digelar Tanpa Penonton



























